- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
KIBARKAN BINTANG
KEJORA SETINGGI-TINGGINYA, TETAP MERAH PUTIH YANG TERTINGGI
(oleh :
Rizky Islamy Ramadhan)
Warga Papua janganlah di tangkap ketika hendak mengibarkan bendera bintang kejora. itu sah-sah saja! Silahkan
saja Papua Kibarkan Bintang Kejora setinggi-tingginya. Tapi, Jangan
Sampai lebih tinggi dari Merah Putih!
bagi mereka, suatu identitas
adalah segala-galanya. maka ketika itu, presiden Gusdur mengganti Nama
IRIAN JAYA yang sebenarnya nama yang diberi oleh Soeharto dikembalikan
lagi menjadi Papua.
Menurut Yeni Wahid (putri bungsu Gusdur) ketika
beliau menjadi pembicara pada acara kajian diskusi kebudayaan yang
diadakan oleh Sahabat-Sahabat PMII KOMFAKKES cab. Ciputat bahwa ketika
Gusdur Baru terpilih menjadi Presiden, beliau memanggil beberapa orang
papua termasuk di dalamnya beberapa kepala suku besar ke Istana. beliau
bertanya, apa sebenarnya yang di inginkan oleh warga dari indonesia
bagian paling timur ini.
orang Papua ketika itu meminta untuk di
kembalikannya identitas mereka sebagai papua, karena mereka adalah
Papua. tapi entah, saya (penulis) tidak mengerti apa itu papua. Papua
sempat dirubah menjadi Irian Jaya oleh presiden Soeharto, maka bagian
lain dari pulau itu yang diluar wilayah indonesia tetap memiliki nama
Papua New Guenea. akhirnya Gusdur pun mengembalikan identitas mereka
kembali menjadi orang papua dengan mengubah nama Irian Jaya menjadi
Papua.
Selepas itu Gusdur bertanya Kembali, lalu apalagi yang di
inginkan warga Papua? Lalu perwaklian Warga Papua ini berkata, bahwa
mereka meminta izin agar di perbolehkan mengibarkan bendera Bintang
Kejora, karena bagi mereka itu merupakan sebuah identitas. Kemudian
Gusdur pun berkata yang di tuturkan lagi oleh yeni wahid “silahkan
kalian kibarkan bintang kejora setinggi-tingginya, tapi jangan lebih
tinggi dari merah putih”. Selepas perbincangan itupun perwakilan warga
Papua ini kembali ke masyarakatnya dengan merasa penuh kebanggaan karena
telah kembali beserta identitas mereka yang telah lama di rampas dari
mereka. Sehingga ketika kepemimpinan Gusdur tak ada lagi geliat-geliat
pemberontakan yang terdengar. Bintang Kejora pun tetap berkibar
beriringan dengan Merah Putih dan Merah Putih tetap menjadi yang
tertinggi.
Namun, dewasa kini kita lihat apa yang terjadi? Papua
menjadi kembali memanas! Masyarakat yang kental dengan kesukuan ini
kembali mengacungkan pisau belati dan tombak mereka beserta menarik
kembali busur-busur mereka. Dan sampai terjadi peristiwa mengerikan
sekaligus sangat tragis dengan meninggalnya Korban yang tewas berjumlah
positif 3 orang . 1 orang mayat telah ditemukan dan dua lainnya
positif telah tewas namun belum ditemukan mayat hingga saat ini pada
acara Kongress Papua III 19 Oktober 2011 di Lapangan Sakeus Jayapura
Abepura, Papua Barat. Dan entah benar atau tidak, menurut warga Papua
bahwa pelakunya adalah pasukan Gabungan antara TNI dan POLRI, dan pihak
tertuduh lagi-lagi menyangkalnya.
Paradigma pemberontakan kali ini
yang dilakukan masyarakat kembali adalah di rampasnya kembali identitas
mereka sebagai masyarakat Papua, karena walaupun tambang emas terbesar
di dunia berada di tanah mereka, namun tak ada imbas yang berarti bagi
mereka dalam pembangunan ekonomi mereka. Dan masyarakat Papua menuntut
perhatian pemerintah merealisasikan perhatian yang nyata, dan menuntut
akan hak istimewa bagi daerah mereka dikembalikan.
Moncong senjata,
pentungan, sampai gas air mata tak akan dapat menyurutkan perlawanan
mereka. Dan sepertinya Indonesia akan mengalami kesulitan yang mengancam
kesatuan, karena di balik semua tragedy ini terdapat kepentingan sebuah
Negara Adi daya yang berkepentingan terhadap tambang emas negeri
cendrawasih ini, terbukti dengan penempatan tentara mereka di negeri
kangguru yang menghadap dekat sekali dengan negeri Cendrawasih. Dan
mereka pun menyangkalnya dengan alas an bahwa mereka bersiap-siap untuk
membantu dalam penanggulangan becana. Nah loh? Lalu untuk apa ada BNPB
(Badan Nasional Penanggulangan Bencana)? Apa mereka meremehkan?
Pergilah! Indonesia masih bisa!
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Komentar
Posting Komentar